Cinta wanita hanya seujung kuku
‘ternyata cinta seorang wanita itu seujung kuku dibandingkan cinta seorang
lelaki’,kata seorang suami kepada istrinya.
Terang saja sang istri tidak terima.Dia lantas membalikkan
kata-kata sang suami bahwa cinta lelakilah yang tiada apa-apa nya jika
dibandingkan dengan cinta sang istri.
‘Wanita telah melahirkan manusia.Kurang apa lagi cinta
seorang wanita?sengit sang istri.
Akan tetapi msang suamitetap pada pendapatnya,sang istripun
tetap dengan pendapatnya,sampai kemudian,perdebatan mereka berakhir dengan
penjelasan dari sang suami.
‘Istriku ,cinta perempuan itu mameng hanya seujung kuku jika
dibandingkan dengan cinta seorang lelaki yang sebesar dan sedahsyat ledakan
gunung berapi’.
Sang istri masih terdiam ,seolah tak mau bicara lagi dengan
suaminya.
“Berbeda halnya dengan cinta seorang wanita ,istriku.cinta
wanita itu kecil,sekecil kuku ini ,”sang suami memperlihatkan kuku jari
tangannya.
“Tapi istriku ,setelah diperhatikan ternyatakuku-kuku ini
terus tumbuh meski kita memotongnya.Kuku ini tak pernah mati sepanjang manusia
itu masih tetap hidup.Ia terus tumbuh meskipun pertumbuhan kuku itu memang
tidak terasa .Seperti cintamu ,wahai istriku .Aku melihatnya sangat kecil
bahkan tidak terasa.Tetapi semakin kesini semakin kusadari bahwa cintamu tak
pernah mati.Cintamu seperti kuku ,tak pernah mati meskipun aku telah beberapa
kali aku memotongnya.
Mata sang istri kemudian beradu pandang dengan mata
suaminya.senyum kemudian terulas diwajahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar